UPAYA DINAS PENDIDIKAN INDRAMAYU MEMBENTUK MUTIARA
BANGSA MELALUI PENDEKATAN TEMATIK UNTUK MENINGKATAN INDUSTRI PARIWISATA
BAB 2
KAJIAN TEORI
2.1 Upaya Dinas
Pendidikan
Upaya berdasarkan Kamus besar bahasa Indonesia
memiliki arti usaha atau ikhtiar untuk mencapai suatu
maksud, memecahkan persoalan, mencari jalan keluar. Upaya dalam hal ini
memeliki makna bahwa untuk dapat menyelesaikan segala persoalan diperlukan
usaha atau ikhiar guna mencari langkah penyeleseaiannya.
Apa
yang dilakukan merupakan daya upaya yang meliputi pula langkah
menegakkan keamanan untuk melindungi sesuatu yang patut dibanggakan. Dengan
demikian uapaya agalah kerja yang akan mengahasilkan sesuata yang
bisa menjaga kebanggaan milik individu danatau organisasi.
Pengertian ini maknanya adalah oraganisasi akan berupaya
berdasarkan akal berusaha untuk harus meningkatkan prestasinya.
Ketika telah secara aktif melaksanakan hal tersebut maka organisasi telah mengupayakan usaha melakukan
sesuatu untuk mencari jalan keluar dan sebagainya.
Jika
jalan keluar pada sebuah persoalan sudah ditemukan maka, hal itu telah terupaya dengan dibuktikan melalui
kesanggupan organisasi memenuhi pengupayaan
berdasarkan proses, cara,
perbuatan mengupayakan harapan itu. Harapan yang dimaksud adalah
terselesaikannya maslah seupaya upaya, tadi
menghasilkan karya bagi kehidupan kondisi yang lebih baik.
Berdasarkan pengertian ini maka Upaya Dinas Pendidikan
Indramayu adalah ikhtiar guna mencari langkah penyeleseaian persoalan yang
dihadapai Kabupaten Indramayu Untuk Menjaga visi Indramayu Remaja tetap
terjaga. Hal ini diharapkan dapat ditemukan formula berbetuk program pemerintah
pada bidang pendidikan dan pariwisata adagar tetap terjaga Visi Indramayu
Remaja.
2..2 Membentuk
Muitara Bangsa.
Pengertian membentuk berdasarkan kamus
Besar bahasa Indonesia berasal dari kata bentuk, yang dapat dimaknai sebagai;
betuk itu sendiri, bagunan, rupa ,
wujud, acuan, dan system. Semua makna itu dapat dijabarkan dalam satu
definisi membentuk mutiara bangsa. Berdasarakan hal
itu maka bentuk bisa diasumsikan sebagai
rupa atau wujud bangunan. Jadi
mutiara bangsa adalah wujud manuisa yang berupa bagunan karakter anak bangsa
bernilai seperti mutiara.
Bentuk
bisa juga dilihat dalam perspektif system yang maknanya adalah susunan pemerintahan, perserikatan, dan
sebagainya. Pada kontek ini bentuk bisa diasumsika sebagai system yang terbangun dalam dinas pendidikan
dan dinas pariwisata Kabupaten Indramayu. Sistem ini mempunyai bidang garap
anak didik pada kecintaan terhadap budaya dan potensi keindahan alam Indramayu.
Bentuk system ini adalah wujud yang ditampilkan melalui produk kebijakan. Produk itu menjadi hal yang
tampak berupa kinerja dinas yang terkait yakni dinas pendidikan dan dinas
pariwisata Kabupaten Indramayu.
Bentuk
juga berupa acuan dalam susunan kerja
oraganisai, artinya dibutuhkan serangkaian acuan yang menjadi standar
menciptakan sesuatu dalam sebuah system kerja pemerintahan kabupaten indramayu pada
dua dinas yang berkopeten yakni dinas pendidikan dan dinas pariwisata Kabupaten
Indramayu.
Berdasarkan
makna bentuk yang dimaksud diatas maka Pengertian membetuk mempunyai makna,
membuat, menjadikan,mendirikan, menggalang, membimbing, dan menyusun. Jadi
Membentuk Muitara Bangsa adalah membuat Putra daerah Indramayu untuk dapat
dijadikan mutiara bangsa. Langkahnya
dengan mendirikan system kerja yang bersenergi antara dinas pendidikan
dan pariwisata. Sinergitas itu ditampilkan melalui bimbingan dalam bentuk penggalangan potensi mereka. Hal ini
dimaksudkan agar kecintaan pada budaya dan potensi wistata Indramayu tumbuh
terjaga dalam diri mereka, dengan demikian visi Indramayu Remaja dapat dijaga lewat program yang tersusun dengan
baik.
2.3 Mutiara
Bangsa
Mutiara Bangsa adalah sebuah istilah
untuk menunjukan adanya nilai yang luar bisa. Secara etimologi berasal dari kata mutiara dan bangsa. Keduanya
memiliki definisi yang khas, untuk itu akan dikaji pegertian kata mutiara dan
bagsa.
2.3.1 Mutiara
Mutiara merupakan benda berharga yang
banyak dicari orang, keberadaanya tentu saja sangat memberi warna kehidupan
yang tak ternilai, oleh karenanya mutiara mengadung laksaan keindahan tiada
tara, sehingga selalu diburu dan dipuja setiap manusia.
Berdasarkan Kamus besar bahasa Indonesia
Mutiara merupakan sebuah permata berbentuk bulat dan keras, terbentuk
karena ada benda atau pasir yang masuk ke dalam tubuh kerang
mutiara kemudian diselubungi oleh kulit ari. Karena bentuknya yang sangat
indah dan berkilau maka mutiara menjadi perhiasan yang berharga dan mahal. Oleh
karena itu, kata mutiara dapat dikatakan sebuah kata yang berharga karena
memiliki makna yang indah seperti permata.
Mutiara sering di jadikan lambang
keindahan, diantaranya dalam kata-kata mutiara yang dapat menjadi inspirasi
maupun motivasi. Jadi kalaimat Mutiara Bangsa juga pada dasarnya merupakan
kalimat inspirasi yang motivasi agar Putra daerah Indramayu dapat memiliki
karakter bernilai tinggi.
Kata Mutiara
adalah unsur bahasa dari gabungan morfem yang diucapkan atau dituliskan
sebagai perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran dalam berbahasa yang
memiliki makna yang sangat berharga. Kata mutiara merupakan
gabungan dua buah morfem dasar “kata” dan “mutiara” yang mengandung satu
pengertian baru. Dengan demikian, kata mutiara dapat termasuk kata
majemuk yang morfem pertamanya “kata” merupakan pangkal kata
Kata-kata
mutiara merupakan kalimat-kalimat indah yang bertujuan membangkitkan motivasi sehingga
menggetarkan hati kita saat membaca atau mendengar karena memiliki makna yang sangat dalam.
Kedalaman makna ini diharapkan menggugah kesadaran betapa pentingnya kampong
halaman indramayu untuk menjadi jaya di arena nusantara maupan dunia.
Kata mutiara adalah kata yang indah, yang mengandung makna
untuk membuka pikiran putra Indramayu sehinga dapat berucap dan bersikap bijak untuk
mencapai suatu tingkat kebajikan dan kebijaksanaan hidup yang lebih tinggi,
disamping itu dapat membangkitkan semangat hidup. Semangat inilah yang pada
akhirnya dapat menumbuhkan jiwa besar untuk menggali setiap potensi yang
dimiliki.
Kata-kata mutiara memiliki makna yang tersembunyi
yang harus dipahami. Mutiara adalah permata yang tersembunyi, sesuatu
yang indah. Untuk menemukan mutiara cangkang harus terbuka. Hal ini mengadung
pengertian bahwa Indramayu sebenarya memiliki potensi tiada atara pada purta
daerah dan potensi keindahan wisata yang dimilikinya, untuk itu diperlukan
keterbuakaan dengan mengoptimalkan informasi segala potensi ini pada nusantara
dan dunia. Untuk dapat menejawantahlannya dalam kenyataan, maka diperlukan
perenungan yang mendalam agar bisa memberikan efek terhadap kehidupan rakyat
Indramayu.
Hasil
dari perunagunan ini maka, upaya dinas
pendidikan indramayu membentuk mutiara bangsa melalui pendekatan TEMATIK untuk
meningkatan industri pariwisata adalah pemikiran riil yang mestinya dapat
segera diwujudkan.
2.3.2 Pengertian Bangsa
Istilah
bangsa memiliki berbagai makna dan pengertian yang berbeda-beda. Bangsa
merupakan terjemahan dari kata ”nation” (dalam bahasa Inggris). Kata
nation bermakna keturunan atau bangsa. Seiring perkembangan zaman, maka
pengertian bangsa juga mengalami perkembangan. Pada awalnya bangsa hanya
diartikan sekelompok orang yang dilahirkan pada tempat yang sama.
Nation
dalam bahasa Indonesia, diistilahkan bangsa, yaitu orang-orang yang bersatu karena
kesamaan keturunan. Sebaliknya, dalam arti bahasa Inggris dapat dicontohkan
seperti wangsa, trah (Jawa), dan marga (Batak), misalnya
wangsa Syailendra, trah Mangkunegara, marga Sembiring. Mereka menjadi satu
bangsa karena berasal dari keturunan yang sama. Istilah natie (nation)
mulai populer sekitar tahun 1835. Namun, istilah ini sering diperdebatkan dan
dipertanyakan sehingga melahirkan berbagai teori tentang bangsa sebagai
berikut.
Otto Bauer
Dalam buku "the Austrians: A Thousand-year Oddessey" karangan
Gordon (1996), Otto Bauer mengatakan bahwa bangsa merupakan sekelompok manusia
yang memiliki persamaan karakter atau perangai yang timbul karena persamaan
nasib dan pengalaman sejarah budaya yang tumbuh dan berkembang bersama dangsa
tersebut. Jadi Bangsa dalam kontek ini adalah mayarakat Indramayu dalam wilayah
hokum NKRI yang memilik karakter atau perangai dengan nasib dan pengalaman
sejarah budaya yang tumbuh berkembang secara bersama.
Ernest Renant Dalam bukunya yang berjudul "La Reforme Intellectuelle
et Morale" (1929), Ernest Renanat berpendapat bahwa bangs adalah
kesatuan jiwa. Jiwa yang mengandung kehendak untuk bersatu, orang-orang merasa
diri satu dan mau bersatu. Dalam istilah Prancis, bangsa adalah Ledesir d'etre
ensemble. Bangsa dapat terdiri atas ratusan, ribuan, bahkan jutaan manusia,
tetapi sebenarnya merupakan kesatuan jiwa. Apabila semua manusia yang hidup di
dalamnya mempunyai kehendak untuk bersatu maka sudah merupakan satu bangsa.
Berdasarkan pendapat ini maka putra daerah Indramayu adalah memiliki kesatuan
jiwa untuk maju bersama.
Menurut
Hans Kohn dalam bukunya "Nationalism and Liberty: The Swiss Example"
(1966), bangsa diartikan sebagai hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah dan
karena itu selalu bergelombang dan tak pernah membeku. Suatu bangsa merupakan
golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak. Kebanyakan
bangsa memiliki beberbagai faktor obyek tertentu yang membedakannya dengan
bangsa lain. Faktor-faktor itu berupa persamaan keturunan, wilayah, bangsa,
adat istiadat, kesamaan politik, perasaan, dan agama. Pemikiera tokoh ini dapat
dimaknai bahwa warga Indramayu adalah kumpulan orang orang yang memiliki faktor
obyek tertentu sehingga dapar dibedakannya dengan masyarakat lainnya.
Menurut
Jalobsen dan Lipman dalam buku "Politics: Individual and State"
karya Robert Wesson (1998), bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultural
unity) dan satu kesatuan politik (political unity). Pendapat ini menujukan
bahwa warga Indramayu adalah kesatuan budaya yang diperlukan sentukan kebijakan
politik penmerintah untuk mengeksplornya menjadi sesuatu yang mebanggakan di
pentas Nusantara dan dunia.
Lothrop Stoddard
Bangsa, nation, natie adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sejumlah
orang yang cukup banyak, bahwa mereka merupakan suatu bangsa. Ia merupakan
suatu perasaan memiliki secara bersama sebagai suatu bangsa. Pendapat ini
menujukan sembangat kebgaaa putara indramayu akan potensi yang dimiliki.
Ir. Soekarno
Bangsa adalah segerombolan manusia yang besar, keras ia mempunyai keinginan
bersatu, le desir d’etre ensemble (keinginan untuk hidup bersama), keras
ia mempunyai character gemeinschaft (persamaan nasib/karakter),
persamaan watak, tetapi yang hidup di atas satu wilayah yang nyata satu unit.
Pendapat ini menterjemahkan keinginan persatuan warga indramayu untuk
menampilkan karakter uniknya dalam pentas nusantara dan dunia.
. Berdasarkan
papaparan diata maka mutiara
bangsa adalah ini adalah masyarakat Indramayu dalam wilayah hokum NKRI
yang memilik karakter atau perangai dengan nasib dan pengalaman sejarah budaya
yang tumbuh berkembang secara bersama. Masyarakat Indramayu berikinginan untuk
mempunyai nilai tinggi dalam
kehidupannya. Hal itu dibuktikan dengan keinginan keras untuk dapat menampilkan
nilai keluuran budi pekertinya melalui segala potensi yang dimiliki.
Potensi
yang dimaksud adalah Keluhuran pada keelokan para pemudanya serta pesona
industry pariwisatan yang dimiliki kabupaten Indramayu. Jika pesona dan keluhuran dari dua potensi
yang dimiliki Indramayu itu muncul kepermukaan perhatian public nusantara dan
dunia, maka kondisi ini seperti muitara yang tiada tara nilainya. Jadi Mutiara
bangsa yang dimiliki Kabupaten Indramayu adalah potensi masyarakat Indramayu
sendiri dalam kedudukannya di komunitas masyarakat nunatara dan dunia.
2.4 Meningkatan
Industri Pariwisata
Kajian
Teori Meningkatkan Industri Pariwisata akan dibahas melalui 2 hal . Pertama,pengertian
Meningkatkan berdasarkan pengembangan maknanya sesuai dengan kaidah Bahasa
Indonesia. Kedua, pengertian Industri Pariwisata berdasarkan potensi pariwisata
kabupaten Indramayu.
2.4.1
Pengertian Meningkatkan
Pengertian
kata meningkatkan memurut Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki 2 arti.
Meningkatkan berasal dari kata dasar tingkat.
Meningkatkan adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan
dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Meningkatkan memiliki arti dalam
kelas verba
atau kata kerja sehingga meningkatkan dapat menyatakan suatu tindakan,
keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.
Berdasarkan pengertian tersebut maka
meningkatkan adalah tindakan yang dilakukan individu dan organisasi
berdasarakan keberadannya dalam sebuah komunitas tertentu dengan memperhatiakan
pengalaman yang dimiliki untuk dapat menjadi lebih baik. Yang
dimaksud organisasi dalam hal ini adalah dinas pendidikan kabupaten Indramayu yang
berupaya meningkatakan kualitas putra-putri nya dalam komptensi afektif dan phsikomotorik
sehingga diharapkan dapat memberi kontribusi pada lebih baiknya industri
pariwisata Kabupaten Indramayu.
Meningkatkan berarti pula menaikkan
derajat, dan taraf hidup. Jadi meningkatkan Industri Pariwisata juga
dimaksudkan untuk maenikan derajat dan taraf hidup masyarakat kabupaten
Indramayu. Taraf hidup ini akan muncul karena terbukanya kesempatan kerja pada
industry yang berhubungan dengan pariwisata seprti kunilner, kerajinan dan
trasnportasi local.
Meningkatakan juga dimaknai sebagai
mempertinggi kondisi yang ada. Meningkatkan Industri Pariwisata dimasudkan
untuk mempertinggi potensi keindahan pesona wisata Indranmayu di Nusantara dan
dunia, sehingga wilayah kabupaten Indramayu menjadi lebih sering dijadikan
objek kunjunan para tamu domestic maupun internasional.
Meningkatkan juga berarti memperhebat.
Indramayu dengan visi Remaja Ynag dipelopori oleh Bupati Terdahulu H. Irianto
MS Safiudin yang kemudian dilajutkan Oleh Sang Istri Ana Sophana memang harus
diakui sudah hebat, salah satunya dengan menggagas adanya Muitara Bangsa berupa
Taman wisata dan Wahana permainan yang memiliki muatan pendidikan bagi Putra-putri Indramayu. Hal ini
tentunya masih perlu dijaga dan dirawat agar berlangsung abadi dan berdampak
ekonomis bagi masyarakat Indramayu, maka diperlukan langkah kongrit untuk
mengoptimalisasi tujuan mulia ini. Jadi Meningkatkan produksi Industri
Pariwisata adalah langkah kongrtit tersebut.
Pelaksanaan langkah kongkrit dalam
sebuah program khusus dengan mengapresiasi upaya dinas pendidikan Indramayu
membentuk untuk mutiara bangsa melalui pendekatan thematic, merupakan langkah
nyata untuk meningkatan industri
pariwisata yang berdamapak sangat stretegis bagi tumbuh dan berkemabnagnya
tingakat IPM manusia Indramayu.
Peningkatan IPM itu dapat dihasilkan
dari terciptanya lapangan pekerjaan dengan mengeliatnya produksi kerajinan,
kuliner, treasnportasim dan potensi wisata alam Kabupten Indramayu. Jika hal
ini sudah terjadi maka terjadi dampak postif yakni Masyarakat Indramayu akan
mampu meningkatkan penghidupannya.
2.4.2
Industri Pariwisata
Industri
Pariwisata merupakan dua kata yang akan dijabarkan dalam bagian ini yakti kata:
Industri, dan Pariwisata.
2.4.2.1 Pengertian
Industri
. Definisi dan pengertian industry berdasarkan
(http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-definisi-macam-jenis-dan-penggolongan-industri-di-indonesia)
dijabarkan
sebagai berikut:
A.
Definisi
Industri
Industri adalah suatu usaha atau
kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi
barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Usaha
perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil
industri tidak hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa.
B.
Jenis / macam-macam industri berdasarkan tempat bahan baku
a)
Industri
ekstraktif : adalah industri yang bahan baku diambil langsung dari alam
sekitar.- Contoh : pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan,
pertambangan, dan lain lain.
b)
Industri
nonekstaktif adalah industri yang bahan baku didapat dari tempat lain selain
alam sekitar.
c)
Industri
fasilitatif adalah industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang
dijual kepada para konsumennya.- Contoh : Asuransi, perbankan, transportasi,
ekspedisi, dan lain sebagainya.
C. Golongan / macam industri berdasarkan
besar kecil modal :
a)
Industri
padat modal adalah industri yang dibangun dengan modal yang jumlahnya besar
untuk kegiatan operasional maupun pembangunannya
b)
Industri
padat karyaadalah industri yang lebih dititik beratkan pada sejumlah besar
tenaga kerja atau pekerja dalam pembangunan serta pengoperasiannya.
D.
Jenis-jenis / macam industri berdasarkan klasifikasi atau penjenisannya berdasarkan
SK Menteri Perindustrian
No.19/M/I/1986 :
a)
Industri
kimia dasarcontohnya seperti industri semen, obat-obatan, kertas, pupuk, dsb
b)
Industri
mesin dan logam dasarmisalnya seperti industri pesawat terbang, kendaraan
bermotor, tekstil, dll
c)
Industri
kecil Contoh seperti industri roti, kompor minyak, makanan ringan, es, minyak
goreng curah, dll
d)
Aneka industrimisal seperti industri pakaian,
industri makanan dan minuman, dan lain-lain.
E.
Jenis-jenis / macam industri berdasarkan jumlah tenaga kerja:
a)
Industri
rumah tangga adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara
1-4 orang.
b)
Industri
kecil Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 5-19
orang.
c)
Industri
sedang atau industri menengah Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga
kerja berjumlah antara 20-99 orang.
d)
Industri
besar Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 100
orang atau lebih.
F.
Pembagian / penggolongan industri berdasakan pemilihan lokasi
a)
Industri
yang berorientasi atau menitikberatkan pada pasar (market oriented industry)
Adalah industri yang didirikan sesuai dengan lokasi potensi target konsumen.
Industri jenis ini akan mendekati kantong-kantong di mana konsumen potensial
berada. Semakin dekat ke pasar akan semakin menjadi lebih baik.
b)
Industri
yang berorientasi atau menitikberatkan pada tenaga kerja / labor (man power
oriented industry) Adalah industri yang berada pada lokasi di pusat pemukiman
penduduk karena bisanya jenis industri tersebut membutuhkan banyak pekerja /
pegawai untuk lebih efektif dan efisien.
c)
Industri
yang berorientasi atau menitikberatkan pada bahan baku (supply oriented
industry) Adalah jenis industri yang mendekati lokasi di mana bahan baku berada
untuk memangkas atau memotong biaya transportasi yang besar.
G.
Macam-macam / jenis industri berdasarkan produktifitas perorangan
a)
Industri
primeradalah industri yang barang-barang produksinya bukan hasil olahan
langsung atau tanpa diolah terlebih dahuluContohnya adalah hasil produksi
pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan sebagainya.
b)
Industri
sekunderindustri sekunder adalah industri yang bahan mentah diolah sehingga
menghasilkan barang-barang untuk diolah kembali. Misalnya adalah pemintalan
benang sutra, komponen elektronik, dan sebagainya.
c)
Industri
tersier Adalah industri yang produk atau barangnya berupa layanan jasa. Contoh
seperti telekomunikasi, transportasi, perawatan kesehatan, dan masih banyak
lagi yang lainnya.
Berdasarakan
Pengertian Industri diatas Maka Industri di wilayah Indramayu memungkinkan dapat
di kategorikan pada semua difinisi Industri tersebut, oleh karena itu penelitian ini diharapkan dapat
mengahsilkan data yang akurat tentang potensi industry yang ada. Data ini nantinya menjadi refrensi
bagi pengembangan sektor Pariwisata Indramayu, sehingga dapat meningkatkan IPM
Kabupaten Indramayu.
2.4.3 Industri Pariwisata.
Berdasarkan
Undang-Undang Pariwisata no 10 tahun 2009 ; Industri pariwisata adalah kumpulan
usaha pariwisata yang saling terkait dalam rangka menghasilkan barang
dan/atau jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata.
Keadaan alam, flora, dan fauna, sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa, serta
peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, seni, dan budaya yang dimiliki
bangsa Indonesia merupakan sumber daya dan modal pembangunan kepariwisataan
untuk peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat sebagaimana terkandung
dalam Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945.
Hal
ini berarti bahwa segala potensi Indramayu diantaranya potensi: Keadaan alam,
flora, dan fauna, peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, serta kuliner adalah bagian yang saling
terkait. Bagian ini dapat menghasilkan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan
kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata.
Kepariwisataan
merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang dilakukan secara
sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan, dan bertanggung jawab dengan
tetap memberikan perlindungan terhadap nilai-nilai agama, budaya yang hidup
dalam masyarakat, kelestarian dan mutu lingkungan hidup, serta kepentingan
nasional.
Pembangunan
kepariwisataan diperlukan untuk mendorong pemerataan kesempatan berusaha dan
memperoleh manfaat serta mampu menghadapi tantangan perubahan kehidupan lokal,
nasional, dan global.
Berdasarkan
sebagaimana dimaksud di atas, Maka upaya
dinas pendidikan Indramayu membentuk mutiara bangsa melalui pendekatan TEMATIK
untuk meningkatan industri pariwisata adalah langkah tepat guna menjawab pemerataan
kesempatan berusaha dan memperoleh manfaat serta mampu menghadapi tantangan
perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global.
2.5 PENDEKATAN TEMATIK
Pendekatan tematik menjadi motede untuk melakukan kajian
ini. Hal ini dilhami oleh nilai-nilai pendidikan yang sudah sudah terinternailisasi
pada tugas pokok dan fungsi dinas
pendidikan . Sehingga prespektif
pendidikan menjadi landasan dalam proses kajian yang akan dilakukan.
Tentu saja konteknya adalah proses pembelajaran, namun
menurut saya hal ini masih memiliki hubungan erat dengan kontek yang menjadi
kajian. Mengapa? Karena pada dasarnaya pendekatan tematik adalah pendekatan
yang bersifat melibatkan semua komponen yang ada. Bukahkah hasil dari kajian
ini nantinya adalah merupakan proses pembelajaran.
Menurut
Joni.T.R (1996;3) yang mengartikan pembelajaran tematik sebagai suatu sistem
pembelajaran yang memungkinkan siswa baik secara individual maupun kelompok
aktif mencari, menggali dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara
holistik, bermakna dan otentik. Pembelajaran tematik akan terjadi apabila
peristiwa-peristiwa otentik atau eksplorasi tema menjadi pengendali dalam
kegiatan pembelajaran. Berdasarkan pendapat ini maka siswa dapat dianalogikan
sebagai semua actor pembagunan kabupaten Indramayu yakni; Masyrakat, Pemerintah
dan Swasta. Tiga Komponen tadi melakukan pembelajaran pada hasil kajian yang
akan diperoleh.
Menurut
Hadi Subroto (2000;9), pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang diawali
dengan suatu tema tertentu yang mengaitkan dengan pokok bahasan lain, konsep
tertentu dikaitkan dengan konsep lain yang dilakukan secara spontan atau
direncanakan baik dalam satu bidang studi atau lebih dan dengan beragam
pengalaman belajar sehingga pembelajaran menjadi semakin bermakna.
Pendapat
Hadi Subroto ini dapat dianologikan pula bahwa; Indramayu Remaja adalah Tema
yang dapat dikaitkan pada pokok kajian tentang upaya dinas pendidikan dan dinas Pariwisata kabupaten indramayu membentuk
mutiara bangsa. Upaya ini bertujuan untuk meningkatan industri pariwisata. Berdasarkan
Hal itu maka Visi Indramayu remaja yakni;
terwujudnya masyarakat indramayu yang religius, maju, mandiri,
sejahtera serta terciptanya keunggulan daerah menjadi keteritan satu sama lain
yang bersifat tematik.
Keterkaitanya pada makna Religius, bahwa masyarakat Indramayu khususnya pemuda diharapkan
memiliki tingkat pemahaman dan pengamalan nilai – nilai agama secara baik dan
benar sehingga mutiara yang sangat bernilai dan membagakan Indramayu.
Maju memiliki
keterkaitan bahwa putra-putri
indramayu cerdas dalam menangkap peluang yang ada, terampil dalam
menjalankan perannya sebagai sumberdaya manuisa yang diandalkan, bergerak
dinamis mengikuti kemauan jaman, kreatif dalam membuat indutri seni dan budaya
yang memuyai nilai jual, inovatif dalam merancang program haridepannya serta
tangguh menghadapi tantangan global.
Mandiri
dapat diartikan terkait karena mutiara cerdas tadi telah sanggup mengelola segala
sumber daya wisata yang dimiliki. Mereka akhirnya dapat memenuhi kebutuhan
hidup masyarakat Indramayu akan tingkat kesejahteraan secara mandiri.
Sejahtera
,dikaitkan maknanya bahwa masyarakat memiliki rata – rata tingkat pendapatan
yang memadai dari optimalisasi industry wisata. Hasil dari industry pariwisata ini
jika dikelola secara benar maka akan menjadi sumber dana untuk melajutkan ke tingkat
pendidikan yang lebih tinggi. Jika sudah sejahtera maka sudah pasti terjaga kesehatannya
dengan baik, oleh karenanya itu derajat hidup mereka menjadi semakin layak, baik secara fisik maupun non
fisik.
Keunggulan Daerah akan menjadi bagian yang sangat penting
karena menjadi muara semua keterkaitan kajian ini. Hal ini dikarena segala potensi sumber daya alam melalui 3 pilar
utama, yaitu perintah dasar ( Local Goverment Sector ), Sektor swasta ( Privat
Sector ) dan masyarakat ( Society ) akan terdorong lebih unggul. Kemajuan ini akan
memfasilitasi masyarakatnya dalam meningkatkan inovasi serta kreatifitasnya. Ini
semua tentunya diharapkan akan dapat menaikan sumber kekutan daya saing daerah.
Semua itu pada gilirannya akan mampu
meningkatkan keunggulan Indramayu di pentas nusantara maupun dunia.

0 komentar:
Posting Komentar