MENCARI SOSOK NYI ENDANG
DHARMA 2017
DI HARI KARTINI
Oleh:
Joko Budi Santoso, S.Pd.,
M.A.
Stigma
negative perempuan Indramayu
Dari
berbagai catatan perdagangan perempuan di berbagai kota di Indonesia dan luar
negeri yang berhasil dihimpun aparat kepolisian dan sejumlah LSM diketahui,
bahwa Indramayu termasuk dalam urutan pertama sebagai daerah pemasok wanita
yang siap dijadikan pemuas nafsu laki-laki hidung belang. Mereka inilah yang kemudian
disebut sebagai pekerja seks komersial alias PSK. Keberadaan mereka baik di
komunitas internal dan eksternal indramayu memiliki stigma negative pada sosok
perempuan yang bersal dari kabupaten In dramayu.
Menuding foktor ekonomi masyarakat
Berbagai
hasil penelitian menyebutkan, tingginya angka prostitusi dan perdagangan
perempuan di Indramayu lebih disebabkan oleh faktor ekonomi. Alasan ini dituding sebagai indicator kuat
pandanagan negative itu sebab munculnya
sifat materialistic perempuan indramayu. Sedang sebagian kecil lainnya
karena terpengaruh tradisi kawin di usia
muda, serta tingkat pendidikan yang masih rendah. Itulah citra Indramayu yang
terbentuk di pergaulan masyarakat luas.
Salah
satu upaya upaya untuk menghapus asumsi negatif wanita Indramayu, kita butuh
sosok wanita berprestasi, tangguh dan mandiri, dan Indramayu memiliki wanita Bintang
seorang Bupati yaitu ANNA SOPHANAH, sebagai figur yang dapat memberikan sanggahan pada asumsi negatif
tersebut. Beliau seperti sosok Nyi Endang dharma,
seorang tokoh emansipasi wanita yang mengangkat derajat kaum wanita Indramayu.
Dengan keberanian dan pengorbanan yang tulus, beliau mampu mewujudkan masyarakat indramayu yang religius, maju, mandiri,
sejahtera serta terciptanya keunggulan daerah
Lomba
Mendia Untuk Mencari
Didasari
oleh pentingnya hal tersebut, Kami berupaya untuk menanamkan tujuan mulia
tersebut untuk memperingati hari Kartini
dengan kegiatan berupa Lomba ASAL, MENCARI SOSOK NYI ENDANG DHARMA 2017.
Tujuan
dalam pelaksanaan lomba ini yaitu : Memupus asumsi negatif tentang wanita
indramayu pada hari kartini, dan Menampilkan sosok Ibu ANNA SOPHANAH sebagai
idola panutan dan pemberi inspirasi emansipasi wanita. Adapun yang menjadi Sasaran
kegiatan ini adalah Wanita Indramayu Di Setiap Kecamatan.
Dari kegiatan ini di
targetkan dapat memupus asumsi tentang Wanita Indramayu, dan ditemukan
sosok Ibu Anna Ibu Anna lainnya dari
Kartini Indramayu pada moment Peringatan Hari Kartini
Sebagai putra indramayu saya merindukan
ada sosok lain di pelosok indramayu yang mampu tampil menginspirasi nilai
wanita indramayu dimata masyarakat.
Stigma negative dapat
hilang bergati dengan aroma wangi yang postif, derajat wanita ditinggikan
sebagaimana tingginya nilai budaya dalam pribadi Nyi Endang Dharma, bersama
usainya pesta nanti ditemukan sosok wantia pemberi inspirasi karena prestasi
bukan dari jual diri. Untuk itu mari kita dukung perhelatan ini agar segera
ditemukan putri pemberi inspirasi bagi symbol emansipasi haqiqi.
Ajak handai taulan ikut
berartisipasi dalam lomba ini. Hal bijak untuk mencarinya disemua pelosok
Indramayu yang ayu, karena dari upaya itu akan lahir wanita pemberi inspirasi
dan tak pernah layu.



0 komentar:
Posting Komentar