MERAPAT LANGKAH TEPAT




 
MERAPAT LANGKAH TEPAT
Oleh :
JOKO INDRABATH
Ketinggian Nilai Kebagasaan Referensi Utama
Banyak cara yang dilakukan untuk tercapainya goal politis setiap praktisi politik. Lalu saya teringat apa yang dikatakan Amin Rais tokoh reformasi yang mengatakan bahwa cara berpolitik itu hendaknya menggunakan pendekatan High Politic bukan Low Politic. High Politic mempunyai makna setiap manuver politik itu harus dimaknai dengan ketinggian dan kearifan berfikir bijaksana demi kebaikan bersama, bukan Low Politic yang ditenggarai oleh ketamakan dan menghalalkan setiap cara untuk tujuan yang diigini tanpa memperhatikan etika dan nilai-nilai kebangsaan.
Ketinggian nilai inilah yang menurut saya menjadi sumber utama elit politik untuk memulai langkahnya dalam kancah perpolitikan, karena bidang garap dari pekerjaan berpolitik itu pada dasarnya adalah kemaslahatan bersama antara pemimpin dan yang dipimpin. Jadi kesejahteraan bersama harus dijadikan ultimate goal (tujuan Utama) bukan sekedar menjadi Instrument goal (tujuan perantara) pada setiap kebijakan yang dilahirkan, dengan demikian akan begitu mudah untuk kita melihat apakah kebijakan yang dilahirkan pemerintah itu tepat atau tidak, yakni dengan mengukur dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat dalam koridor wilayah kepemimpinannya. Jika kesejahteraan bersama sudah dapat dirasakan berarti ketinggian nilai berkebangsaan telah menjadi refrensi dalam membuat kebijakan oleh pemimpin kita.
Sowan Lebih Sopan

Silaturahmi Yang dilakukan Bupati Indramayu Hj Anna Sophana ke Kodim 0616/ Indramayu yang berhome base di Jalan Gatot Subroto no 01 Indramayu, Senin 7 maret 2016 merupakan pengejawantahan nilai kebagsaan itu, mengapa?  karena kedatangan orang nomer satu di Pemkab Indramayu tersebut setelah terlebih dahulu dilakukan Apel Upacara dan pelepasan Kasdim Mayor Inf Juhok Sukmawan yang bergeser ke Korem 063/ Sgj Cirebon, merupakan implementasi nilai kebangsaan yang menuukan  budi luhur dalam kerendahan hati mau menghormati pihak lain yang notabene bawahanya sekalipun.
 Kedangan Bupati bersama suami H Irianto Safifudin ( Yance ) merupakan pemandanagan yang elok dalam dialektika politik, karena kedatangannya  di sambut dengan hangat oleh Dandim 0616/ Indramayu Letkol Arh Benny Febrianto SSos, Ketua Persit KCK, Para Pasi dan para Danramil. Kelekan dialtika politik itu tentu saja akan berbuah manis lihat saja pada sikap yang ditunjukan oleh  Letkol Arh Benny Febrianto dalam menyampaikan selamat datang yang dengan ketegasan ala tentara menyatakan akan selalu siap membantu dan mengawal program Pemerintah Daerah.
Kegiatan Bupati tersebut kalau dalam istilah jawa disebut sowan yang mempunyai makna penghormatan tinggi terhadap siapa yang dikunjungi, dalam pengertian sederhana penghormatan adalah keluhuran budi dan sering dimaknai sebagai bentuk kesopanan. Jadi memang sowan itu lebih sopan daripada menjaga jarak demi kewibawaan, dan setiap siapa yang sopan pasti membuahkan simpatik serta kasih sayang, jika itu terjadi sudah barang tentu  mauaranya adalah eleganitas profil ketokohan dalam masyarakat semakin bersinar bak bintang terang dibalik wajah yang menawan.
Rapatan  Bukan Hujatan
Kerapatan dalam istilah lain bisa disebut kedekatan, kunjungan bupati merupakan kedekatan beliau dalam warna dialektika politik itu. Namun tak dapat dipungkiri bahwa lain kepala lain pula isinya. Pandangan orang tentang ketokohan bupati diakui hingga saat ini masih belum satu warna. Menurut hemat saya ketidaksepahaman dalam warna pemikiran itu terjadi pada kelompok BSA ( Barisan Sakit hati). Ada dua hal yang bisa saya utarakan menganai hal ini; Pertama, perlunya meningkatkan pengetahuan etika politik dalam bungkus demokrasi. Kedua, menumbuhkan sportifitas diri untuk menyehatkan pribadi dari penyakit hati. Kedua hal tersebut setidaknya akan lebih indah bila disikapi dengan langkah merapat dengan sumber kekuasaan bukan hujatan yang membesarkan rasa sakit yang berkepanjangan. Jadilah rapatan karena akan lebih memperkokoh bentuk bangunan, bukan mengedepankan hujatan yang sebenaranya adalah curahan dari ketidak berdayaan.
Meningkatkan Pengetahuan Etika Politik Dalam Bungkus Demokrasi
Kemauan meningkatkan pengetahuan dalam etika politik diperlukan agar demokrasi tidak rusak oleh tangan-tangan setan yang senang membawa manusia dalam perpecahan dan permusuhan. Langkah tepat akan hal ini adalah merapat pada sumber pengetahuan pemahaman hakekat poltik. Jika kita sudah mengetahui hakekat poltik itu kekuasaan maka jangan pernah ingkar terhadap konsekkuensi yang timbul dari kekuasaan itu. Jadi apabila kita tidak memahami hal itu maka tempat kita adalah barisan yang tidak elegan dikomunitas masyarakat,mengapa karena menu perbincangan dan pemikiran kita adalah iri dan kedengkian bukan menu lezat yang menyehatkan jiwa sebagai seorang tokoh elegan.
Tokoh elegan itu adalah mereka yang merapat dengan kemenangan haqiqi pada pesta demokrasi. Dasar berpikir ini adalah bentuk kompentensi yang diperhatikan penguasa untuk bersinergi bersama membangun kesejahteraan. Langkah bupati dalam peristiwa diatas merupakan kaca bagi kita untuk menjadi elegan bersama dengan mau meningkatkan pengetahuan dalam etika politik dalam bungkus demokrasi melaui sikap mau merapat dengan unsur lain dalam komunitas Kabupaten Indramayu.
Sportifitas Menyehatkan Pribadi
Menumbuhkan sportifitas dalam diri sangat diperlukan untuk membangun tingkat kesejahteraan masyaraskat, untuk dapat melaksanakan hal itu tententunya diperlukan pribadi yang sehat agar proses membangun yang dilakukan dalam kondisi prima. Sikap mau mengapresiasi kelebihan orang lain dalam segala kelebihan dan kemenangan  adalah salah satu bentuk sportifitas, dan buah dari hal tersebut adalah sesuatu yang akan menyehatkan pribadi dari penyakit hati.
Berdasarkan logika berfikir ini maka tidak keliru kalau dikatakan, bahwa merapat itu langkah tepat untuk menghakhiri posisi pecundang dalam sebuah pertarungan. Kemenangan itu bukan merendahkan pihak lain yang dikalahkan, mau sowan salah satu bentuk penghormatan pada seluruh bagian dari komunitas dari unsur lawan ataupun kawan. Langkah Bupati setidaknya itu bisa dijadikan referensi meningkatkan Pengetahuan Etika Politik Dalam Bungkus Demokrasi sehingga pada akhirnya kita bisa mengamini bahwa sikap sporif itu lebih baik faedahnya bagi kualitas kesejahteraan bersama. Sikap sportif juga bisa menjadi obat mujarab bagi penyakit hati yang akut. Jika kita ingin sehat dan sejahtera maka mari sepakat untuk katakan merapat adalah langkah tepat untuk ciptakan kualitas hidup yang meningkat. Hiduplah merapat karena akan tersa lebih nikmat dari pada terus menghujat karena akan jauh dari munajat. Hidup ibu Ana, hidup Indrabath, hidup demi Kesejahteraan Bersama.


Share on Google Plus

About INDRABATH

Formula Hebat Membangun Karya Mulia.

0 komentar:

Posting Komentar