HASRAT BERBAGI KARYA WANITA IDOLA DI HARI KARTINI

HASRAT BERBAGI KARYA WANITA IDOLA
DI HARI KARTINI
Oleh:
Joko Budi Santoso, S.Pd., M.A.
Perempuan selalu dihadapkan pada posisi sulit untuk menegakan semangat emansipasinya yang dibangun oleh kartini, Pagelaran lomba mencari sosok srikandi dhrama ayu telah menghipnotis wanita indramayu untuk mengekspresikan dirinya pada sosok wanita idola Latar belakang profesi diantara mereka adalah warna lain yang memperkuat irama berbagai tugas dan karya

Stigma Negative Perempuan Berganti Positif
Stigma negative perempuan indramayu itu kini berganti positif. Hal ini ditenggarai pada pemukaan kompetisi Mencari sosok srikandi Indramayu telah banyak menimbulkan efek social yang luar biasa. Momentum acara ini banyak menyentuh deminsi social baik dari kebudayaan, seni, industry , kreatifitas,  dan bahkan sampai pada organisasi social kemanusian pun terpanggil untuk berpartisipasi. Ini merupakan bukti pergeseran stigma negative tersebut kearah stigma yang postif pada diri wanita Indramayu.
Pergeseran ini terjadi tidak lain karena kita baru sadar bahwa selama ini wanita kurang di beri peran untuk mendapatkan media bagi eksplorasi kopetensi dan imajinasinya untuk berbuat dan berkarya. Kondisi ini merupakan refleksi atas kebijakan public yang selama ini belum menyentuh pada demensi pemberdayaan wanita secara optimal.
Hipnotis Semangat Menjadi

Pagelaran lomba mencari sosok srikandi dhrama ayu telah menghipnotis wanita indramayu untuk mengekspresikan dirinya pada sosok wanita idola. Wanita idola yang dikmaksud sudah pasti adalah Ana Sopana yang menjadi pemimpin Indramayu dewasa ini.
Pada bagian lain kita dapat melihat betapa sosok wanita yang bijaksana tidak hanya ada di pusat pemerintahan. Berdasarkan informasi dari para Juri yang meliki kompetensi meyakinkan saya bahwa yang terpilih itu wanita luar biasa. Mereka memaparkan bahwa para peserta ketika ditannya pada ranah indicator kopetensi kepribadian dan social . mereka memberi respon yang mengejutkan. Respon itu diantaranya adalah emosi yang dapat dilihat dari tangisan salah satu peserta saat sesen Tanya jawab berlangsung anatar juri dan dirinya.
 Makna tangisan peserta itu menurut hemat saya adalah ekspresi  dasyat yang muncul dalam diri peserta untuk menterjemahkan efek psikologisnya bahwa dia telah memiliki pengalaman menjad sosok idola sehingga dapat berbagi penderitaan dan harapan pada kehidupan yang dilakoninya. Peristiwa itu menimbulkan efek pada dirinya untuk mulai timbul semangat  menjadi sosok wanita idola.
Hasrat Berbagi Karya
Tanpa disadari ajang ini menjadi media bagai para peserta untuk saling bebagi dan menemukan semangat baru untuk membuat karya. Hal ini merupan bukti indicator yang diharapkan telah dapat diujudkan. Hasrat yang timbul di hati para wanita untuk menjadi idola melahirkan energy postif luar biasa. Energy ini membawa mereka untuk membuat karya karya besar.
Latar belakang profesi diantara mereka adalah warna lain yang memperkuat irama berbagai tugas dan karya. Berbagai prefesi yang diantaranya adalah;  bidan guru, ibu rumah tangga, bahkan ibu hamilpun turut serta, sungguh fenomena luar biasa.  Para wanita tadi begitu terlihat karyanya pada proses masing masing. Hal ini tentu harus diapresiasi sehingga di kemudian hari mereka semakin rajin untuk melahirkan karya-karyanya.
Bagun Dari Tidur Melenakan
Anologi ketika kita terjaga dari tidur adalah kaget. Ajang yang digelar di rumah makan Cimanuk kecamatan Widasari itu  telah melahirkan keterkejutan berbagai pihak. Dalam diskusi saya dengan tokoh muda pemerhati masalah social menghasilkan formulasi pemikiran yang lebih luas. Pemikiran itu adalah event ini akan menyedot perhatian luar biasa.  Perhatian itu akan terjadi pada kabupaten sekitar untuk meniru program ini. Mengapa dikatakan program karena sambutan Pa Susanto mewali pejabat pemda telah memberikan pernyataan bahwa event ini akan dijadikan kalender pemda tahunan.
Peryataan pejabat pemda ini mengindikasikan keterkejutan efek positif yang dilahirkan penyelenggaraan kegiatan ini. Namun yang lebih mengejutkan saya dari analisis kawan muda sebut saja ugem, bahwa kegiatan ini dapat menohok pemerintah pusat untuk tidak malu meniru kreaifitas pemda indramayu agar dapat membuat grand program yang dapat memberi ruang besar bagi pemberdayaan perempun. Jika hal ini terjadi maka sejatinya pemerntah pusat telah terbagun dari tidur yang melenakan sehingga para perempuan terlupakan.
Forsi Politik Perempuan Menyejukan
Dalam prespektif politik kegiatan ini dapat memberi jawaban pada upaya meberi ruang bagi wanita berkiprah di ranah politik. Selama ini ada kesan bahwa porsi yang diberikan pada perempuan untuk duduk di kursi legeslatif maupun eksekutif seolah hanya menjadi service lips semata. Mengapa ? pasalknya perempuan yang diusung dan duduk disana seolah hanya penjadi pengguran norma keadilan dalam forsi hak politik perempuan. Perempuan sering kali dianggap memiliki kopetensi dibawah laki-laki.
Asumsi ini kini terbantahkan ketika para peserta memberikan visi bagaimana dia harus berperan dimasyarakat ternyata mebuat sayapun kaget melihatnya, mangapa?  Karena ketika dia menyampaikan orasinya pada segmen acara memperkenalkan diri di public, Nampak jelas dia berdiri sebagai sosok berprinsip dan bervisi, mereka memberikan harapan perubahan kehidupan. Bukankan hal itu menjadi jargon yang sering diobral para politisi laki-laki. Namun saya melihat kelebihan yang disampaiukan nya justru lebih menyentuh kalbu karena dasampaikan lembut seperti bahasa ibu. Itulah forsi politik milik perempuan yang terlupakan, padahal iramanya sangat menyejukan.
Hal inilah yang pada akhirnya membuat kita semakin melek bahwa selama ini perempuan selalu dihadapkan pada posisi sulit untuk menegakan semangat emansipasinya yang dibangun oleh kartini. Padahal bagi orang indramayu justru perempuan yang bernama Endang Dharma merupan tokoh perempuan hebat ibu dari indramayu. Mari kita sukseskan wanita melalui pemberian media untuk mereka lebih dapat berkarya, selamat termotivasi wanita idola sejati, selamat hari Kartini. Semoga engkau dapat lebih member arti pada makna emansipasi.







Share on Google Plus

About INDRABATH

Formula Hebat Membangun Karya Mulia.

0 komentar:

Posting Komentar